Minggu, 17 Februari 2008

Untuk para pemula (SAHAM)

Untuk para pemula:

Berinvestasi di pasar modal peran anda dapat melaui dua cara:

  1. Menjadi investor. Rentang waktu investasi seorang investor adalah jangka panjang malah kadang-kadang sanat panjang. Investor melakukan investasi dengan maksud untuk mengembangkan atau meningkatkan nilai asetnya (grotth investor, value investor). Investor yang baik bukan membeli saham melainkan dia membeli perusahaan yang baik reputasinya, kinerjanya, manjemennya serta masa depan industrinya. Investor yang cerdik akan membeli sebuah perusahaan yang baik pada waktu harga sahamnya rendah atau jatuh dibawah nilai wajarnya (intrinsik). INvestor membeli perusahan melalu pendekatan analisa fundamental.
  2. Menjadi trader. Rentang waktu investasi trader adalah jangka pendek. Seorang trader tidak harus memikirkan apakah saham yang dia beli merupakan saham dari perusahaan bagus atau perusahaan jelek. Dia akan mencari saham-saham yang pada waktu tertentu sedang diminati orang banyak. Trader beranggapan bahwa pada jika pad suatu waktu sebuah saham meskipun kinerja perusahaannya jelek sedang diminati orang banyak maka harga saham tersebut akan naik dan sebaliknya jika minta nya berkurang maka terhadap saham tersebut maka harganya akan turun. Keadaan semacam ini dapat berlangsung dalam rentang waktu yang pendek. Fluktuasi harga ini mereka jadikan sebagai kesempatan untuk mendapatkan pendapatan dengan memanfaatkan perbedaan harga atau fluktuasi dalam jangka pendek. Kebanyakan para trader melakukan investasi untuk memperoleh pendapatan (income) meskipun jika mereka telah menjadi profesional sifat tersebut dapat berubah menjadi untuk mengembangkan modalnya. Trader melaksanakan transaksinya dengan pendekatan analisa teknikal. Sesuaidengan rentang waktunya trader dibagi menjadi
    • Momentum trader dengan rentang waktu 2-3 bulan
    • Short Term Trader dengan rentang waktu sampai 1 bulan
    • Swing Trader dengan rentang waktu 3 hari s/d 2 minggu
    • Day Trader dengan rentang waktu 1-2 hari
    • Intraday trader. Melakukan beberapa transaksi beli pagi jual sore atau sebaliknya .
    • Scalper melakukan puluhan bahkan lebih transaksi per hari (dimungkinkan dengan bantuan komputer)

Berikut inn disampaikan apa itu Analisa Fundamental dan apa itu Analisa Teknikal

Technical Analysis vs. Fundamental Analaysis

Ada dua cara untuk menganalisa harga saham yaitu melalui analisa fundamental dan analisa teknikal

  • Analisa Fundamental dipergunakan untuk menentukan harga saham berdasarkan atribut-atribut fundamental saham tersebut seperti Eraning per Share (EPS), Price Earning Ratio (PER), Return on Investment (ROI), Retutrn on Asset (ROA), Profit/Loss( P/L), Price to Book Value (PBV) mempelajari keadaan makro seperti GDP, Inflasi, suku bunga, nilai tukar, tingkat pengangguran, indeks harga konsumen dll.
  • Analisa Teknikal berkaitan lebih banyak dengan masalah-masalah psikologis yang mempengaruhi harga sebuah saham dan sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor emosional. Salah satunya adalah dengan mencari jawaban atas pertanyaan bagaimana kesan atau pandangan orang lain terhadap sebuah saham dan bagaimana kesan/pandangan tersebut mempengaruhi saham yang bersangkutan

Tidak ada komentar: